Pengembangan Media Pembelajaran Konkret Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Di Kelas V
Keywords:
Media konkret, sistem pernapasan manusia, IPAS kelas VAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran konkret pada materi sistem pernapasan manusia untuk peserta didik kelas V sekolah dasar. Media dikembangkan dalam bentuk model siluet tubuh manusia yang memuat organ pernapasan utama, yaitu hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, dan alveolus, lengkap dengan label fungsi serta selang transparan untuk memvisualisasikan aliran udara. Organ pernapasan manusia memang menjadi salah satu materi penting IPAS kelas V, namun bersifat abstrak karena tidak dapat diamati langsung, sehingga sering hanya dihafalkan tanpa dipahami fungsinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek uji coba adalah peserta didik kelas V di salah satu SD negeri dengan teknik pengambilan sampel probability sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, lembar validasi ahli materi, serta angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media konkret sistem pernapasan yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan layak dari ahli materi, maupun respon siswa dengan kategori minimal “layak digunakan”. Temuan ini menguatkan bahwa media konkret berbentuk model sistem pernapasan dapat membantu mengkonkretkan konsep abstrak, meningkatkan perhatian, dan memfasilitasi pemahaman proses masuk dan keluarnya udara dalam tubuh manusia pada pembelajaran IPAS.





